Oknum ASN Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Akui Pungli Dana PKH Dihadapan Kadis

Salam-indonesia.com Kabupaten Tangerang – Gaduh terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) terhadap calon penerima manfaat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) oleh oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) di Dinas Sosial kabupaten Tangerang.

Akhir-akhir ini membuat geram Dr. H. Aziz Gunawan, MM Kepala Dinas sosial kabupaten Tangerang, memanggil oknum NN bersama rekannya yang terlibat dalam perbuatan tak terpuji, Senin (13/05/2024).

Bertempat di ruangan Kepala Bidang PKH (Endang Ramdhani), Azis Gunawan mengumpulkan semua Kepala bidang serta oknum yang diduga melakukan Pungli PKH.

Diantaranya, Sekretaris Dinas Sosial (Sekdis) Hj. Yeni, Kepala bidang (Kabid) PKH, Endang Ramdhani, Kepala Bidang Bencana, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan, Neneng Susilawati, Titin kader, dan salah satu pedagang snack yang diduga sebagai perantara, serta rekan-rekan Media yang selama ini mempublikasi perbuatan NN.

NN mengakui dirinya bekerjasama dengan TT untuk mengutip dana pada calon pendaftar PKH sebesar Rp.300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) Per Kepala Keluarga (KK) dibantu oleh TT dan Pedagang snack di lingkungan Dinsos.

Dalam pengakuannya TT sebagai kader PKH asal kecamatan Kronjo, ia hanya membantu mencairkan bagi para pemilik kartu PKH yang tidak bisa cair.

“Saya hanya membantu mencairkan, bagi para pemilik kartu PKH yang tidak bisa cair pak, dengan pungutan biaya Rp.300 ribu dan baru Uang muka 100 RB,” ujar TT sambil menunjukan puluhan kartu PKH di tangannya.

Dr. H. Azis Gunawan, MM mengatakan,” Saya sudah berkali-kali mengingatkan jangan pernah melakukan hal-hal yang sifatnya membebani masyarakat, yang notaben sedang membutuhkan bantuan, tapi NN ini memang ASN yang SDM nya agak kurang sehingga susah untuk diperingati,” Kata Kepala Dinas Sosial.

Kepala dinas juga menghimbau kepada rekan-rekan awak media atau masyarakat, yang mendapati kasus seperti ini, silahkan melaporkan ke Aparatur Penegak Hukum, karena memang seperti itulah keadaannya yang bersangkutan,” ucapnya sembari kesal.

(Redaksi)